Single Origin Mix Varietas

/, Single Origin/Single Origin Mix Varietas

Single Origin Mix Varietas

From: Rp45,000.00

KARAKTER RASA kopi pada umumnya beda pasca panen beda karakter rasa

  • NATURAL : Fruitty, Medium Acidity
  • HONEY : Sweetness, low Acidity
  • WASHED : Floral, medium Acidity

HARGA :

  • 100gr = 45000
  • 200gr = 80000
  • 250gr = 95000
  • 5000gr = 180500
  • 1000gr = 350000

LEVEL ROASTING : Light to medium

Description

Arabika mix varietas Puntang atau yang kita namai Single Origin mix varietas Puntang Coffee, ini merupakan kopi-kopi yang ditanam dari gunung puntang dengan mencampurkan beberapa varietas arabika seperti halnya wine arabika puntang coffee. Single origin sendiri diolah dengan menggunakan tiga metode proses pasca panen seperti hal nya sunda typica puntang, yaitu Natural, Honey dan washed. Yang membedakan single origin dengan sunda typica, dimana rasa dari single origin ini lebih kental dan body lebih kuat.

Karakter Rasa Kopi Yang Berbeda Dilihat Dari Proses Pasca Panen

single origin mix varietas

Secangkir Single Origin Mix Varietas dari Kopi Puntang yang nikmat telah melewati perjalanan yang cukup panjang dalam pengolahannya. Mulai dari pemetikan biji kopi, penggilingan hingga siap seduh dapat dilakukan secara tradisioanl atau menggunakan mesin sebagai alat bantu.

Terdapat tiga proses pasca panen yang dilakukan untuk mengolah biji kopi:

1. Metode Natural (Dry Processing)

Pengolahan kopi dilakukan dengan cara yang sederhana dan organik. Proses ini diawali dengan penjemuran biji kopi yang telah disortir selama 5-6 minggu. Penjemuran ini dilakukan tanpa pengupasan dan pencucian.

Proses natural ini memiliki tantangan yang cukup besar. Untuk mendapatkan kopi yang memiliki rasa kompleks dan unik, dibutuhkan pengawasan yang ketat. Mulai dari membalikkan biji kopi secara berkala dan menjaganya dari serangan jamur yang disebabkan oleh suhu lembab.

Metode natural juga membutuhkan personel yang cukup banyak dalam proses pengolahannya. Melihat pengerjaan yang tidak efisien dan efektif, banyak petani kopi yang tidak menggunakan teknik natural dan beralih pada teknik yang lain.

2. Teknik basah (Washed Processing)

Pada proses ini, kopi yang sudah dipetik akan dipisahkan berdasarkan kualitas. Pemisahan dilakukan dengan memasukan biji kopi ke dalam bak berisi air. Jika ada kopi yang mengapung, ini menunjukan kopi memiliki kualitas rendah atau buruk. Lalu kopi-kopi cacat itu dipisahkan dengan kopi yang berkualitas baik.

Setelah itu masuk ke dalam tahap pengelupasan kulit dengan menggunakan pulper atau alat pengupas. Dalam proses ini kopi akan dimasukan ke dalam bak penampung yang sudah diisi air. Fungsi air adalah untuk melarutkan lendir yang masih menempel pada kulit kopi.

Kopi yang sudah bersih akan dimasukan ke dalam bak lain yang sudah diisi air dan direndam selama 12-34 jam. Proses perendaman ini bergantung pada kelembapan dan suhu udara. Air dalam bak harus diganti sebanyak satu kali selama proses perendaman.

Setelah proses perendaman selesai maka biji kopi itu akan dijemur untuk mengurangi kadar air dengan rasio 10-12%. Setelah kering baru kopi akan diistirahatkan (resting), yaitu disimpan dalam huller untuk melepaskan kulit parchment.

Pengolahan dengan cara ini akan mengurangi resiko kegagalan, karena hasil proses menghasilkan seduhan yang memiliki karakter bersih (clean). Karakter lain yang didapat dalam proses washed ini adalah memiliki aroma yang lebih kuat, body ringan, aftertaste lebih berkesan dan acidity lebih tinggi.

Tetapi, untuk kopi arabika, proses basah akan menurunkan kadar body kopinya menjadi lebih datar (mute) dan mellow. Tujuan menggunakan metode ini untuk kopi robusta adalah untuk menghasilkan jenis kopi yang ringan atau disebut juga dengan smooth robusta.

3. Teknik Honey

Teknik ini dikenal juga dengan istilah Cereja Descasda, artinya ceri yang dikupas. Pertama kali ditemukan dan dikembangkan oleh para petani kopi di Brazil. Tekniknya hampir sama dengan proses washed. Pada tahap ini lendir pada ceri kopi dihilangkan dengan menggunakan alat pencuci, dan tanpa melalui fermentasi.

Proses ini akan menghasilkan rasa kopi yang hambar karena tidak melalui proses fermentasi, sehingga dihindari untuk pengolahan varietas kopi super premium.

Single Origin Puntang Coffee dari Kopi Puntang berasal dari biji kopi pilihan dari Gunung Puntang. Campuran varietas Arabica diolah menggunakan tiga metode proses pasca panen. Sehingga menghasilkan karakter kopi yang kental, body lebih kuat dan nikmat.

HARGA :

  • 100gr = 45000
  • 200gr = 80000
  • 250gr = 95000
  • 5000gr = 180500
  • 1000gr = 350000

LEVEL ROASTING : Light to medium

Additional information

Weight1000 g
Varian

Natural, Honey, Washed

Ukuran Gramasi

1 Kg, 100 Gr, 200 Gr, 250 Gr, 500 Gr

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Single Origin Mix Varietas”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *