Mitos Atau Fakta, Kopi Sebagai Teman Begadang?

//Mitos Atau Fakta, Kopi Sebagai Teman Begadang?

Mitos Atau Fakta, Kopi Sebagai Teman Begadang?

 

Kopi dari dulu dipercaya dapat memberikan efek terjaga kepada pengkonsumsinya. Hal ini sering kali dijadikan mengkonsumsi kopi untuk begadang. Ya, kandungan kafein yang ditemukan dalam kopi memang mengganggu ritme sirkadian tubuh kita. Ritme sirkadian sendiri adalah jam internal di dalam tubuh yang memberi tahu tubuh kapan tidur dan kapan bangun.

Ketika harus segera menyelesaikan tugas, banyak dari kita minum kopi agar betah melek di malam hari. Jumlah kafein dalam double espresso menggeser jam internal itu sampai rata-rata 40 menit. Hal ini merupakan hasil dari penelitian tim dari University of Colorado dan Harvard Medical School.

Efek betah melek itu makin buruk ketika dikombinasikan dengan cahaya terang. Pemaparan tiga jam cahaya terang sebelum tidur menggeser siklus tidur sampai 85 menit, hampir satu setengah jam. Maka jika dikombinasikan dengan kafein, cahaya terang menggeser waktu tidur sampai 1 jam dan 45 menit.

Kopi Untuk Begadang Diakibatkan Dari Kandungan Kafein

kopi untuk begadang

Banyak penelitian telah membuktikan bahwa kafein mengganggu ritme sirkadian organisme kecil dari jamur roti hingga lalat. Kafein juga dapat mempengaruhi rilis hormon tidur melatonin dalam tubuh manusia. Maka kopi untuk begadang ini disebabkan oleh kandungan kafein di dalamnya.

Dari hasil penelitian yang merekrut lima sukarelawan untuk terlibat dalam studi intensif 49 hari, dengan  datang ke laboratorium untuk diberi paparan cahaya terang, cahaya temaram, kafein dan plasebo untuk melihat apa yang terjadi dengan siklus tidur dan terjaga.

Peneliti juga kemudian melakukan uji air liur dan darah serta sel-sel tubuh yang diambil dari sukarelawan tersebut. Mereka menemukan kafein menghalangi reseptor sel, pintu masuk molekular yang membawa masuk adenosin, kimia pembawa pesan atau neurotransmiter yang mendorong seseorang untuk tidur.

Kebiasaan Mengkonsumsi Kopi Malam Hari Tidak Baik

konsumsi kopi malam hari

Masyarakat Indonesia sering kali mengkonsumsi kopi malam hari untuk begadang demi menyelesaikan tugas. Kebiasaan tersebut sepertinya bukan rahasia umum lagi.

Namun, bicara mengenai hal tersebut, sebetulnya upaya minum kopi untuk begadang adalah kesalahan yang dianggap benar masyarakat. Sebab, ketika tubuh Anda sudah merespon dengan rasa kantuk berlebih, itu tandanya anda harus istirahat. Obat untuk menghilangkan rasa itu ya hanya tidur. Tidak ada yang lainnya. Apalagi malah harus dipaksa aktif dengan bantuan kopi.

Mengacu pada kebiasaan tersebut, dilansir dari Quora, mengonsumsi kopi saat tengah malam juga ternyata tidak direkomendasikan banyak ahli kesehatan. Ada beberapa dampak negatif dari kopi yang akan dirasakan ketika anda tetap memaksakan diri untuk mengonsumsi kopi tengah malam.

Yaitu dengan mengkonsumsi kopi untuk begadang ini akan menimbulkan kewasapadaan tubuh anda yang dipaksa aktif. Mengonsumsi kafein secara berlebihan dipercaya akan meningkatkan kewaspadaan. Kalau sudah begitu, maka waktu tubuh untuk beristirahat menjadi lebih sempit. Kondisi tersebut tentunya bisa berdampak buruk ke kesehatan tubuh anda.

Kafein Dalam Kopi Tubruk Lebih Banyak Dari Espresso

kafein dalam kopi tubruk

Banyak yang mengira bahwa kopi espresso adalah yang paling baik sebagai kopi untuk begadang, namun sebenarnya kopi tubruklah yang jauh lebih nendang untuk begadang.

Alasannya adalah kadar kafein dari kopi tubruk itu lebih tinggi dari espresso. Karena kader kafein di dalam kopi tubruk itu lebih lama, sebab kafein ini larut di dalam kopi lebih lama, maka terkadang orang jika ingin meminum akan suka di afduk lagi, maka ini akan membuat kafein itu lebih lama lagi larutnya. Sedangkan untuk espresso biasanya hanya di diamkan tiga menit saja.

2019-05-18T05:22:23+00:00

Leave A Comment