Telisik Lebih Jauh Tentang Kopi House Blend

/, Coffee/Telisik Lebih Jauh Tentang Kopi House Blend

Telisik Lebih Jauh Tentang Kopi House Blend

Pernahkah Anda mendengar frasa “kopi house blend”? Namun, bagi penikmat kopi sudah pasti sangat kenal dengan hal itu yang dikenal juga dengan istilah kopi blend. Lalu apa itu kopi blend?

Jika Anda datang ke kedai kopi, Anda pasti melihat beberapa toples yang bertuliskan nama-nama jenis kopi, misalnya kopi puntang, kopi toraja, kopi kintamani, dan sebagainya. Nah, toples-toples kopi di sana berisikan kopi single origin atau kopi tuggal di mana tak ada campuran apa pun. Sementara itu, kopi blend merupakan campuran beberapa jenis kopi.

Disebut Seni Meracik Kopi

kopi house blend

Bagi orang yang hidup di dunia perkopian, meracik kopi tentu bukan hal yang sembarangan. Meracik kopi dianggap seni bagi sebagian orang. Misalnya, jenis kopi A tidak cocok jika dicampur dengan kopi B atau kopi C, dan yang lainnya. Oleh karena itu, dibutuhkan skill dan kemampuan tertentu untuk bisa mencampur kopi satu dengan yang lainnya sehingga menelurkan citarasa kopi yang menggugah.

Beberapa orang memang lebih suka dengan kopi murni dan original, tanpa ada campuran dengan kopi mana pun. Bagi penikmat kopi murni, cara terbaik menikmati rasa khas kopi tertentu adalah tanpa campuran kopi lain. Namun, tak sedikit yang menyukai kopi blend house karena meminum kopi racikan bisa mendapatkan rasa yang lebih kompleks.

Hal Penting Terkait Peracikan Kopi House Blend

kopi house blend

Sebelum meracik kopi untuk dapat menciptakan citarasa yang baru dan unik dari kopi-kopi yang tersedia. Terdapat beberapa hal penting yang harus diperhatikan, berikut ini di antaranya:

1. Menentukan Citarasa Kopi

Seorang barista tidak mungkin membuat racikan kopi secara sembarangan. Maka dari itu, selum membuat kopi house blend-nya terlebih dahulu harus menentukan citarasa seperti apa yang akan dibuat. Untuk mendapatkan citarasa baru dari kopi racikan, biasanya seorang barista harus tahu karakter masing-masing kopi murni (single origin) yang akan dicampur satu sama lain.

Hal ini dilakukan bertujuan untuk menilai aroma kopi sebelum diseduh, mengira-ngira seperti apa citarasa kopi setelah dicampur, keasaman, kekentalan, dan keseluruhan sampai kopi tersebut terasa sempurna.

Biasanya, untuk membuat kopi house blend yang sederhana, cukup menggunakan dua single origin. Sementara untuk mendapatkan rasa yang agak kompleks, bisa menggunakan empat jenis single origin.

2. Menakar Presentase Masing-masing Kopi Single Origin

Untuk menciptakan citarasa kopi house blend yang unik, seorang barista harus bisa menentukan takaran presentase kopi yang akan dicampur. Takaran ini sangat penting karena dari sana kita dapat mengetahui kopi mana yang lebih kuat aroma serta rasa yang pas. Tentu tidak mudah, memerlukan beberapa kali uji coba untuk menentukan takaran presentase kopi supaya terasa mantap.

4. Menentukan Jenis Kopi yang Akan Digunakan

Sebetulnya, ada banyak sekali jenis kopi yang ditanam di berbagai kebun kopi di belahan dunia. Namun, seperti yang sebelumnya telah kita tahu bahwa yang paling banyak dikonsumsi dan diproduksi adalah arabika dan robusta. Kopi arabika memiliki rasa asam yang khas, sedangkan robusta terkenal dengan pahitnya.

Untuk membuat kopi house blend dari kedua kopi jenis ini, tentu seorang barista harus mengetahui bagai mana rasa yang akan dihasilkan. Dengan mengombinasikan dua kopi tersebut, rupanya akan menciptakan rasa pahit yang lebih kuat ketimbang rasa asamnya.

4. Tingkatan Roasting

Selanjutnya dalam menentukan kenikmatan rasa kopi house blend yang baik, yaitu dengan mengetahui tingkatan roasting kopi. Hal tersebut tentu akan berpengaruh sekali pada rasa kopi yang diracik. Tingkatan roasting kopi ada tiga, yakni:

  • Light Roast: pada fase ini, tingkat keasaman kopi tebih menonjol dan mendominasi. Selain itu kafein pada biji kopi akan meningkat.
  • Medium Roast: tingkat keasaman kopi akan seimbanga dan kafein pun menurun.
  • Dark Roast: kafein pada tingkatan roasting ini paling sedikit dan rasa kopinya pun cenderung pahit.
2019-04-03T08:24:35+00:00

Leave A Comment