3 Hal Unik dari Kopi Aroma Bandung yang Legendaris

//3 Hal Unik dari Kopi Aroma Bandung yang Legendaris

3 Hal Unik dari Kopi Aroma Bandung yang Legendaris

Jika Anda mengaku sebagai pencinta kopi, pasti Anda sudah tidak asing lagi dengan Kopi Aroma Bandung bukan? Brand kopi yang satu ini memang sudah sangat terkenal bagi kalangan pencinta kopi di mana pun. Tidak hanya itu, keberadaan toko kopi yang satu ini memang memiliki daya tarik dan ciri khas tersendiri untuk para penikmat kopi.

Aroma Kopi Bandung yang Otentik

keotentikan aroma kopi bandung

Kopi Aroma Bandung terkenal dengan keotentikannya. Hal ini dikarenakan toko kopi ini masih mempertahankan nuansa tradisional dalam melayani para pelanggannya.

Keberadaan Kopi Aroma ini sudah ada sejak 1930 dengan nama lain, yakni Koffie Fabriek Aroma. Jika Anda datang ke sana, Anda tidak akan mendapatkan kedai kopi, melainkan hanya sekadar toko tempat yang menjual kopi bubuk, biji kopi. Dalam arti lain, tempat tersebut merupakan pabrik kopi yang melayani pembelian kopi.

Lalu mengapa pabrik kopi yang satu ini dikatakan otentik? Hal ini dikarenakan segala proses pengolahan kopi di sana masih terbilang sangat tradisional. Mulai dari penggunaan alatnya, bahkan juga sitem pemasrannya.

Apa yang Unik dari Aroma Kopi Bandung?

keunikan aroma kopi bandung

Tempat penjualan kopi tradisional yang satu ini terkenal dengan konsistensinya di bidang tersebut. Hal ini dbuktikan oleh toko tersebut hanya menjual kopi saja dan tidak membuka kedai dan sebagainya. Konsistensi tersebut membuat para peminat yang membeli kopi di sana bukan hanya dari lokal, akan tetapi juga dari orang-orang asing.

Lalu apa saja yang unik dari Kopi Aroma Bandung ini?

1. Mengolah Kopi dengan Cara Organik dan Tradisional

Percayakah Anda bahwa kopi yang diproses oleh pabrik kopi tersebut masih dilakukan dengan cara tradisional? Salah satunya adalah dengan menggunakan kayu bakar dalam proses pemanggangannya.

Tidak hanya itu, metode yang digunakan pun masih terbilang sangat lawas. Sehingga, kopi yang dijual di sini tentu saja jauh dari proses kimiawi. Proses pemanggangan kopi dengan cara tradisional tersebut dianggap membuat rasa kopi Aroma  tak tergantikan.

2. Menggunakan Peralatan Tradisional

Tidak hanya dalam proses pengolahannya, kopi yang dijualpun dioleh dengan menggunakan berbagai peralatan yang masih sangat jadul.

Alat pemanggang yang digunakan merupakan alat yang terbuat di Jerman dengan hanya bisa diopersikan oleh bahan bakar kayu. Alat tersebut sudah ada sejak sekitar tahun 1936 dan hingga saat ini pun masih digunakan.

Proses roasting kopi biasanya hanya perlu memakan waktu sekitar 15 menit dengan alat modern, sementara dengan teknik tradisional ala Aroma, Anda harus lebih bersabar untuk mendapatkan hasil roasting kopi dengan kualitas premium.

Selain itu, kayu yang digunakan untuk melakukan pemanggangan kopi adalah limbah kayu karet. Bahan kayu karet dipercaya dapat menjadikan kopi terpanggang dengan lebih sempurna. Tingkat panas rendah yang dihasilkan kayu tersebut sangat memungkinkan untuk menghasilkan cita rasa yang sangat khas.

3. Proses Penyimpanan Kopi

Yang unik selanjutnya di sini adalah kopi yang sudah mengalami proses pengeringan di pabrik kopi yang satu ini ternyata tidak langsung dipanggang, melainkan diperam selama 5-8 tahun. Penyimpanan 5 tahun untuk jenis robusta, sedangkan untuk jenis arabika adalah 8 tahun.

Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi kadar keasamannya dan kafein. Itu pulalah yang menjadikan cita rasa kopi yang lembut khas Aroma.

Selain dari prosesnya, pabrik kopi yang satu ini juga menerapkan sistem pemasaran yang masih tradisional. Bahkan tidak menerima penjualan online ataupun jasa antar. Para pelanggan pun hanya bisa membeli kopi maksimal sebanyak 5 kilogram saja.

2019-08-21T07:14:38+00:00

Leave A Comment