Perkembangan Harga Kopi Dunia Per Kg

//Perkembangan Harga Kopi Dunia Per Kg

Perkembangan Harga Kopi Dunia Per Kg

Mengetahui perkembangan harga kopi per kg bagi para pengusaha sekaligus penikmat kopi sejati merupakan hal yang cukup penting. Hal ini tentu akan sangat berpengaruh terhadap kelancaran usaha kopi sebagai salah satu komoditas yang menjanjika dalam dunia bisnis. Bukan hanya itu, harga kopi juga dapat memengaruhi kesehateraan para petani di perkebunan kopi di Indonesia yang juga ikut andil dalam pengolahaannya.

Perkembangan Harga Kopi per Kg

perkembangan harga kopi dunia

Kopi merupakan komoditas yang cukup menjanjikan di dunia bisnis. Untuk itu, harga kopi per kg juga akan menentukan kondisi perekonomian khususnya di bidang bisnis kopi.

Diperkitakan pada tahun ini (2019) keberadaan inustri kopi akan meningkat ke level tertinggi dalam empat tahun terakhir. Hal tersebut menyebabkan potensi meningkatnya pasokan global sekaligus adanya pengurangan biaya yang harus dikeluarkan oleh para penikmat kopi itu sendiri.

Pasokan biji kopi yang bertambah, khususnya dari Indonesia pun akhirnya ikut menekan harga kopi dunia per kilogram-nya. Harga biji kopi arabika di bursa berjangka New York bahkan turun menjadi 88 sen per pound pada bulan ini. Hal ini merupakan harga terendah sejak 2005.

Sementara itu, harga kopi robusta di bursa London juga ikut merosot ke nilai USD 1.290 per ton. Kondisi tersebut merupakan terlemah dalam sembilan tahun terkahir.

Namun bagaimana pengaruh kondisi harga kopi per kg ini dalam insustri serta pemasaran kopi itu sendiri?

Perbandingan Harga Kopi Biasa dengan Kopi Puntang

perbandingan harga kopi biasa dengan kopi puntang

Kopi Puntang merupakan salah satu dari sekian kopi nusantara yang cukup terkenal di dunia perkopian, bahkan mencapai kancah dunia. Selain itu, kopi yang berasal dari Kabupaten Bandung ini merupakan juara dalam salah satu ajang kompetisi internasional. Sehingga, hal tersebut membuat harga kopi asal Kabupaten Bandung menjadi tinggi di pasar luar negeri.

Lalu bagaimana perbandingannya dengan kopi pada umumnya?

Dilansir dari sebuah media daring bahwa harganya mencapai 12-15 USD per kilogram-nya di pasar dunia. Harga tersebut terbilang cukup mahal. Namun, pembandrolan harga yang cukup tinggi pun tidak menjamin bahwa kopi dengan harga mahal bisa laku di pasaran.

Jika dibandingkan dengan harga kopi Vietnam, Kopi Puntang memang masih terlbilang lebih mahal. bahkan kopi Vietnam itu sendiri sudah mulai masuk ke pasar nasional di Indonesia.

Namun jika dilhat kembali berdasrkan kualitas, memang keberadaan Kopi Puntang tidak dapat diragukan.

Namun ternyata bahkan beberapa negara tidak terlalu membutuhkan kopi dengan kualitas yang paling baik. Sebaliknya, banyak di anatara kedai kopi menyuguhkan kopi yang diberi campuran-campuran tertentu. Hal itu dilakukan untuk pembuatan minuman olahan kopi seperti cappuchino, latte, afrigato, dan sebagainya.

Karena tidak membutuhkan kopi terbaik, maka negara-negara tersebut lebih memilih kopi murah seperti dari Nepal yang harganya berkisar 5 USD/kg. Harga yang tinggi akan membuat kopi asal kabupaten Bandung ini sult untuk mendapatkan pasar bagi kalangan tertentu.

Namun, walaupun demikian, Kopi Puntang yang merupakan satu dari sekian kopi Nusantara terbaik ini masih mendapatkan hati para pencinta kopi. Serta, bagaimanapun potensi keberadaan industri kopi sebagai komoditas di dunia bisnis pun masih panjang.

Dengan memanfaatkan perkembangan teknologi untuk dapat melakukan sistem pemasaran yang tepat, maka keberadaan bisnis kopi ini masih akan terrus berlangsung hingga nanti. Oleh karena itu, bagi Anda yang ingin berkecimpung di dunia kopi, maka masih menjalankan bisnis tersebut masih layak untuk dijadikan opsi.

2019-08-21T09:00:34+00:00

Leave A Comment