Mencari Karakteristik dalam Proses Coffee Cupping

//Mencari Karakteristik dalam Proses Coffee Cupping

Mencari Karakteristik dalam Proses Coffee Cupping

Coffee cupping atau dikenal juga dengan coffee tasting, yaitu proses mengobesrvasi rasa kopi. Hal ini dilakukan untuk dapat mengetahui kualitas kopi dari rasa dan aromanya. Para coffee cupper biasanya akan bereksperimen dengan menyeduh berbagai kopi untuk mendapatkan karakter unik. Proses coffee cupping dilakukan untuk menjaga kualitas serta menemukan varian baru dengan komposisi yang lebih sempurna baik dari segi tekstur maupun rasa.

Coffee cupping biasanya dilakukan oleh para ahli yang telah pandai membedakan rasa kopi berkualitas. Lidah mereka telah terlatih untuk mendeteksi berbagai jenis kopi untuk mendapatkan komposisi campuran yang tepat dan lezat. Namun, kegiatan observasi ini dapat juga dilakukan oleh orang awam.

Hal Yang Harus Diperhatikan saat Coffee Cupping

coffe cupping

1. Ukuran berat kopi

Setiap biji kopi yang akan dilakukan coffee cupping harus memiliki ukuran yang sama. Ini akan menentukan jumlah perbandingan yang akan dilakukan. Pengukuran berat dapat menggunakan timbangan agar lebih akurat.

2. Penggilingan kopi

Proses penggilingan perlu diperhatikan untuk mendapatkan tekstur yang sesuai dengan tujuan coffee cupping.

3. Mencium aroma kopi

Konsentrasi yang baik dibutuhkan untuk mencium aroma kopi, karena setiap kopi memiliki wangi yang berbeda. Aroma yang berbeda ini dapat ditentukan dari jenis pohon, asal daerah serta proses roasting.

4. Proses kerak atau crust

Pada tahap ini cupper akan menyeduh serbuk kopi dengan air panas yang menyebabkan kopi mengambang di atas permukaan.

5. Menghancurkan kerak

Setelah beberapa saat kerak muncul di permukaan, maka cupper akan menggerakan sendok ke permukaan kerak. Aroma kopi yang tercium akan semakin kuat sehingga cupper harus menghirupnya untuk memastikan perbedaan aroma dengan saksama.

6. Membuang kerak

Kerak yang mengapung di permukaan merupakan ampas yang harus dibuang. Ini dilakukan agar proses cupping dapat maksimal karena tidak terganggu oleh tekstur kerak pada saat proses penghirupan racikan.

7. Menyeruput racikan

Proses ini merupakan langkah penting dilakukan oleh para cupper. Ada teknik khusus yang harus dilakukan, yaitu mengambil kopi dengan sendok, mengendus lalu menyeruputnya dengan kuat. Kegiatan menyeruput ini biasa dilakukan dengan sekaligus agar semua partikel racikan kopi dapat menempel dalam rongga mulut dan dirasakan oleh lidah dengan maksimal.

Karakteristik yang Dicari dalam Proses Coffee Cupping

cara coffe cupping

Coffee cupping yang dilakukan untuk menemukan karakter baru dan unik  dapat ditentukan oleh beberapa rasa yang tercipta dalam setiap racikan. Seorang cupper harus dapat mengidentifikasi karakteristik kopi, yaitu:

1. Aroma

Wangi setiap kopi akan berbeda. Ada yang tajam, lembut, pedas dan kadang menyerupai aroma kacang atau bunga. Cupper harus dapat membedakan setiap aroma dengan cermat agar menemukan ciri khas dari setiap racikan yang telah dibuatnya.

2. Acidity

Tingkat keasaman akan ditentukan oleh jenis dan proses roasting biji kopi. Tingkat keasaman ini ada yang tinggi hingga rendah. Tingkat keasaman yang tinggi biasanya akan menyebabkan berkurangnya kenikmatan karena rasanya yang terlalu tajam dan meninggalkan bekas di rongga mulut.

3. Flavour

Seorang cupper harus dapat membedakan dan menemukan rasa yang khas dari sebuah racikan. Karena kopi memiliki banyak rasa, maka cupper harus teliti ketika mencicipinya.

4. Body

Body kopi dapat dirasakan dengan membiarkan kopi di lidah untuk beberapa saat lalu menggosokkanya ke langit-langit. Sensasi yang tertinggal itulah yang disebut dengan body.

2019-07-22T07:41:43+00:00

Leave A Comment